Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games merupakan pergelaran olahraga terbesar ke-2 sebelum Olimpiade, Asian Games adalah pergelaran olahraga yang paling terpopuler yang akan segera digelar Oleh OCA (Olympic Countil Of Asia) sebagai Dewan Olimpiade Asia. Sama halnya seperti Olimpiade, Asian Games digelar 4 tahun sekali. Dimana pada Asian Games ke XVIII tahun 2018 akan bertempat di Indonesia yakni pada kota Jakarta dan Palembang, Asian Games ke XVIII sudah dijadwalkan akan berlangsung pada 18 Agustus – 2 September 2018 yang akan diselenggarakan Pada dua tempat berbeda yaitu GBK (Gelora Bung Karno) dan Jakabaring Sport Complex atau lebih terkenal sebagai Jakabaring Sport City Palembang.

Pada Pergelaran ajang olahraga tersebar ke-2 ini, setidaknya akan mengikutsertakan kurang lebih 15.000 atlet atau peserta dari berbagai cabang olahraga yang akan di pertandingkan dalam Asian Games ke XVIII ini. Atlet atau peserta Asian Games ke XVIII ini berasal dari 45 Negara Di Benua Asia yang akan mengikuti sebanyak 42 cabang olahraga yang sudah di tentukan.

Apakah Pengertian Asian Games ?

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asiad yang merupakan singkatan dari Asia dan Olimpiade ini lebih terkenal dengan sebutan Asian Games adalah sebuah kompetisi olahraga yang akan diadakan setiap 4 tahun sekali dan pasti akan diikuti oleh banyak atlet – atlet dari berbagai cabang olahraga pada seluruh belahan Benua Asia. Dalam Asian Games tersebut terdapat beberapa atlet yang sudah diunggulkan oleh berbagai negara peserta seperti RRC (Republik Rakyat China), Korea Selatan, dan Jepang.

Asal mula dari Asian Games sebenarnya hanya sebuah kompetisi olahraga yang diikuti oleh beberapa negara kecil di Benua Asia biasa disebut dengan Far East Games. Far East Games atau Far Eastern Championship Games ini awal dibentuk hanya untuk memperlihatkan kekompakan dan kerja sama antara 3 negara yaitu Jepang, Filipina, dan China. Dimana Asian Games tersebut pertama kali dimulai pada tahun 1913 di Manila Filipina yang diikui oleh beberapa negara Asia lainnya. Namun Asian Games harus terhenti pada tahun 1938 saat pasukan Jepang yang mulai berperang dan menyerang wilayah China (Tiongkok) dan Aneksasi pada Filipina yang sangat mempengaruhi tentang perluasan wilayah saat terjadinya Perang Dunia II ke belahan Pasifik. Akan tetapi tidak berselang lama ketika Perang Dunia II berakhir, terdapat beberapa Negara Asia yang secara resmi mendapatkan sebuah kebebasan dan kemerdekaan.

Dengan mendapatkan hak kemerdekaan tersebut, beberapa Negara Asia tersebut menyerukan untuk mengadakan sebuah kompetisi antar negara yang bersifat tidak menunjukan kekuasaan serta kekerasan tentang penguasaan dengan tujuan untuk saling menghormati dan saling pengertian. Dengan seruan dari beberapa Negara Asia tersebut, Asian Games kembali diadakan pada bulan Agustus 1948 di London. Kompetisi Asian Games tersebut langsung terbentuk melalui usulan dari Dutt Sondhi perwakilan dari India berkomunikasi dengan para pemimpin tertinggi dari Negara – Negara Asia dan terbentuklah sebuah Federasi Atletik Asia.

Asian Games 2018 Di Indonesia

Para tahun 1949, setelah terbentuknya Federasi Atletik Asian (Asian Games Federation) secara langsung mengumumkan dan menyepakati untuk menyelenggarakan Asian Games yang pertama pada tahun 1951 bertempat di New Delhi, India. Serta negera – negera peserta Asian Games sepakat bahwa Asian Games akan diadakan setiap 4 tahun sekali. Namun, terjadi perseteruan pada tahun 1962 atas dua negara yakni Israel dan Taiwan yang mengumumkan ikut serta pada Asian Games tersebut.

Indonesia yang menjadi tuan rumah pada Asian Games 1962 itu, secara jelas menolak atas keikutsertaan Israel dan Taiwan. Berlanjut pada tahun 1970, secara mendadak Korea Selatan yang terpilih sebagai negara penyelenggara Asian Games berikutnya membatalakan haknya sebagai tuan rumah Asian Games 1970 yang disebabkan adanya teror yang mengganggu keamanan Korea Selatan yang dilakukan oleh Korea Utara dan penyelenggaraan langsung dipindahkan ke Bangkok, Thailand dengan seluruh biaya dan fasilitas dibebankan atau dibiayai oleh Korea Selatan. Selanjutnya mendekati tahun 1973, Federasi Asian Games mengalami perselisihan saat Amerika Selatan dan beberapa negara lainnya yang secara langsung mengakui negara – negara Arab dan Republik Rakyat Tiongkok yang menentang tentang keterlibatan Israel.

Pakistan membatalkan haknya menjadi tuan rumah Asian Games pada tahun 1977, alasannya adalah terjadi konflik antara Pakistan dan Bangladesh. Sebagai penggantinya Thailand mengajukan diri menjadi tuan rumah Asian Games 1977 sebagai pengganti Pakistan yang akan diselenggarakan di Bangkok. Setelah melewati beberapa Asian Games, keluar sebuah keputusan dari Komite Olimpiade dari seluruh negara Asia untuk merevisi dan mengubah konstitusi Federasi Asian Games menjadi sebuah asosiasi baru dengan nama OCA (Olympic Countil of Asia) atau Dewan Olimpiade Asia pun terbentuk.

Pada tahun 1982, India yang sudah terjadwal menjadi tuan rumah Asian Games dan berhasil menjalankan Asian Games 1982 dengan sukses. Selanjutnya OCA secara resmi datang untuk mengawasi dan menyaksikan kompetisi Asian Games dimulai dari tahun 1986 yang akan diadakan di Korea Selatan. Memasuki tahun 1994, OCA menyetujui beberapa negara perpecahan dari Uni Soviet yakni Uzbekistan, Tajikistan, Turkmenistan, Kazakhstan, Kirgistan. Selanjutnya OCA pun menyatakan bahwa Asian Games yang akan berlangsung pada musim panas setiap 4 tahun sekali ini akan diikuti oleh seluruh negara Asia yang sudah terdaftar dalam Dewan Olimpiade Asia.

Siapa Yang Menjadi Tuan Rumah Pada Asian Games 2018 ?

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games XVIII 2018 secara resmi yang diselenggarakan di Indonesia pada tanggal 18 Agustus – 2 September 2018. Asian Games 2018 akan berlangsung pada dua kota Indonesia yaitu Jakarta dan Palembang serta beberapa kota lainnya sebagai pendukung berlangsungnya Asian Games 2018 XVIII tersebut.

Pada tahun 2018, Asian Games akan menghadirkan 40 cabang olahraga yang terpisahkan dari 32 cabang olahraga olimpiade serta 8 cabang olahraga bukan olimpiade. Pada tahun 2018, Indonesia menjadi kali keduanya terpilih sebagai tuan rumah terselenggaranya Asian Games. Sebelumnya Indonesia sudah pernah menjadi tuan rumah Asian Games Ke-4 di Jakarta pada tahun 1962 silam. Sebagai negara yang sudah pernah menjadi tuan rumah ini, terdapat beberapa fasilitas yang pernah digunakan pada Asian Games Ke-4 akan kembali difungsikan pada perhelatan Asian Games ke-18. Untuk kali pertamanya dalam sejarah Asian Games ini akan berlangsung pada dua kota sekaligus.

Indonesia sudah mendapatkan keputusan dan siap untuk menjadi tuan rumah Asian Games ke XVIII (ke-18). Keputusan ini langsung diumumkan oleh Dewan Olimpiade Asia pada tanggal 19 September 2014. Dimana penyelenggaraan Asian Games yang awalkan akan diadakan pada tahun 2019 kemudian dimajukan menjadi tahun 2018, adapun perubahan jadwal dari penyelenggaraan Asian Games ini untuk menghindari pemilihan legislatif dan pemilihan presiden Indonesia yang akan berlangsung pada tahun 2019 bertepatan dengan jadwal awal Asian Games.

Kapan Dan Dimana Pertama Kalinya Asian Games Di Selenggarakan ?

 

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games I Tahun 1951 – New Delhi, India.

Asian Games I diselenggarakan di New Delhi merupakan ibukota dari India yang menjadi tuan rumah pada pergelaran Asian Games I (ke-1) pada 4 Maret sampai 11 Maret 1951. Pembukaan Asian Games I (ke-1) secara langsung diresmikan oleh Presiden India Rajendra Prasa bertempat di Stadion Nasional Dhyan Chand. Asian Games I (ke-1) diikuti oleh 11 negara yang merupakan anggota dari NOC dan 6 cabang olahraga yang akan dipertandingkan oleh 491 peserta. Turut memeriahkan bahwa pada Asian Games I (ke-1) ini akan memperebutkan 169 Medali Emas.

Berikut Adalah Daftar Cabang Olahraga Dan Negara Peserta Asian Games I :

6 Cabang Olahraga : Atletik, Olahraga Air (terdiri dari renang, loncat indah, dan polo air),Bola Basket, Balap Sepeda (Balapan di Jalan Raya dan Trek), Sepak Bola, dan Angkat Besi (Angkat Beban).

11 Negara Peserta : Afghanistan, Burma(Birma),Filipina, India, Indonesia, Iran, Jepang, Nepal, Singapura, dan Thailand.

 

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games II Tahun 1954 – Manila, Filipina.

Asian Games II (ke-2) diselenggarakan di kota Manila yang merupakan ibukota dari negara Filipina. Pembukaan Asian Games II (ke-2) dibuka secara langsung oleh Presiden Ramon Magsaysay bertempat di Rizal Memorial Stadium, pergelaran Asian Games II (ke-2) akan berlangsung mulai dari 1 Mei 1954 hingga 9 Mei 1954 yang turut diikuti oleh 19 Negara anggota NOC dan 8 cabang olahraga bergengsi. Total ada sekitar 970 peserta yang akan turut meramaikan Asian Games II (ke-2) untuk memperebutkan 229 Medari Emas.

Berikut Adalah Daftar Cabang Olahraga Dan Negara Peserta Asian Games II :

8 Cabang Olahraga : Atletik, Olahraga Air (terdiri dari renang, lompat indah, dan polo air), Sepak Bola, Bola Basket, Menembak, Tinju, Angkat Besi (Angkat Beban), dan Gulat.

19 Negara Peserta : Afghanistan, Burma(Birma), Kamboja, Ceylon/Srilanka, Hongkong, India, Indonesia, Iran, Israel, Jepang, Malaysia, North Borneo, Pakistan, Filipina, Republic of China, Singapura, Korea Selatan, Vietnam Selatan, Thailand.

 

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games III Tahun 1958 – Tokyo, Jepang.

Asian Games III (ke-3) akan berlangsung di Kota Tokyo, Jepang. Dimulai dari 24 Mei 1958 sampai 1 Juni 1958, Asian Games III (ke-3) akan mengikutsertakan 20 Negara peseta NOC dan 12 Cabang Olahraga bergengsi dengan total 1820 peserta yang akan memperebutkan 350 Medali Emas. Pergelaran Asian Games III (ke-3) bertempat di Olympic Stadion oleh Presiden HM Kaisar Hirohito.

Berikut Adalah Daftar Cabang Olahraga Dan Negara Peserta Asian Games III :

12 Cabang Olahraga : Atletik, Olahraga Air (terdiri dari renang, lompat indah, dan polo air), Sepak Bola, Bola Basket, Balap Sepeda (Balapan di Jalan Raya dan Trek), Hoki Lapangan, Menembak, Tenis Meja, Bola Voli, Gulat, Angkat Besi (Angkat Beban).

20 Negera Peserta : Afghanistan, Burma (Birma), Kamboja, Ceylon/Sri Lanka, Hongkong, India, Indonesia, Iran, Israel, Jepang, Malaysia, Nepal, North Borneo, Pakistan, Filipina, Republic of China, Singapura, Korea Selatan, Vietnam Selatan, Thailand.

 

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games IV Tahun 1962 – Jakarta, Indonesia

Asian Games IV (ke-4) merupakan sejarah pertamanya Indonesia menjadi tuan rumah dalam kompetisi terbesar kedua ini. Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Asian Games IV (ke-4) yang akan dibuka pada tanggal 24 Agustus sampai 4 September 1962 berlokasi di Gelora Bung Karno dan secara resmi dibuka oleh Presiden Pertama Indonesia Ir.Soekarno. Terdapat sekitar 1460 peserta dari 17 Negara NOC dan terdapat 13 Cabang Olahraga bergengsi yang akan dipertandingkan dengan memperebutkan totap 372 Medali Emas.

Berikut Adalah Daftar Cabang Olahraga Dan Negara Peserta Asian Games IV :

13 Cabang Olahraga : Atletik, Olahraga Air (terdiri dari renang, lompat indah, dan polo air), Sepak Bola, Bola Basket, Balap Sepeda (Balapan di Jalan Raya dan Trek), Hoki Lapangan, Menembak, Tenis, Tenis Meja, Bola Voli, Gulat, Angkat Besi (Angkat Beban).

17 Negara Peserta : Afghanistan, Burma, Cambodia, Ceylon, hongkong, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, North Borneo, Pakistan, Philippines, Malaysia, Singapore, South Korea, South Vietnam, Thailand.

 

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games V Tahun 1966 – Bangkok, Thailand

Asian Games V (ke-5) akan diselenggarakan di Bangkok, Thailand pada 9 Desember – 20 Desember 1966 yang secara resmi dibuka oleh sang Raja Bhumibol Adulyadej di Suphachalasai Stadion. Asian Games V (ke-5) diikuti oleh total 1945 peserta dari 18 Negara NOC dan 14 Cabang Olahraga bergengsi dalam memperebutan 460 Medali Emas.

Berikut Adalah Daftar Cabang Olahraga Dan Negara Peserta Asian Games V :

14 Cabang Olahraga : Atletik, Olahraga Air (terdiri dari renang, lompat indah, dan polo air), Sepak Bola, Bulu Tangkis, Bola Basket, Balap Sepeda (Balapan di Jalan Raya dan Trek), Hoki Lapangan, Menembak, Tenis, Tenis Meja, Bola Voli, Gulat, Angkat Besi (Angkat Beban).

18 Negara Peserta : Afghanistan, Burma, Ceylon, Hongkong, India, Indonesia, Iran, Israel, Jepang, Khmer Republik, Malaysia, Nepal, Pakistan, Philippines, Republic of China, Singapore, South Korea, South Vietnam, Thailand.

 

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games VI Tahun 1970 – Bangkok, Thailand

Asian Games VI (ke-6) diselenggarakan di Bangkok yang menjadi tuan rumah pada 9 Desember – 20 Desember 1970. Korea Selatan yang sebelumnya terpilih menjadi tuan rumah pada Asian Games VI (ke-6) harus mengundurkan diri karena alasan keamanan dan kondisi keuangan. Dimana Asian Games VI (ke-6) ini mengikutsertakan 18 Negara NOC dan 15 Cabang Olahraga bergengsi dengan total peserta sebanyak 2400 atlet yang akan berkompetisi memperebutkan 423 Medali Emas.

Berikut Adalah Daftar Cabang Olahraga Dan Negara Peserta Asian Games VI :

15 Cabang Olahraga : Atletik, Olahraga Air (terdiri dari renang, lompat indah, dan polo air), Sepak Bola, Bulu Tangkis, Bola Basket, Balap Sepeda (Balapan di Jalan Raya dan Trek), Hoki Lapangan,Berlayar, Menembak, Tenis, Tenis Meja, Bola Voli, Gulat, Angkat Besi (Angkat Beban).

18 Negara Peserta : Afghanistan, Burma, Ceylon, Hongkong, India, Indonesia, Iran, Israel, Jepang, Khmer Republik, Malaysia, Nepal, Pakistan, Philippines, Republic of China, Singapore, South Korea, South Vietnam, Thailand.

 

Asian Games VII Tahun 1974 – Tehran, Iran

Asian Games VII (ke-7) akan diselenggarakan di Kota Tehran, Iran 1 September – 16 September 1974. Secara resmi Kompetisi terbesar kedua ini dibuka secara resmi oleh Syah Mohammad Reza Pahlevi sebagai Pemimpin Iran berlokasi di Aryamehr Stadion. Total terdapat 3010 atlet dari 25 Negara NOC yang ikut serta dalam 16 Cabang Olahraga yang akan memperebutkan 609 Medali Emas.

Berikut Adalah Daftar Cabang Olahraga Dan Negara Peserta Asian Games VII :

16 Cabang Olahraga : Atletik, Olahraga Air (terdiri dari renang, lompat indah, dan polo air), Sepak Bola, Bulu Tangkis, Bola Basket, Balap Sepeda (Balapan di Jalan Raya dan Trek), Anggar, Hoki Lapangan, Senam, berlayar, Menembak, Tenis, Tenis Meja, Bola Voli, Gulat, Angkat Besi (Angkat Beban).

25 Negara Peserta : Afghanistan, Bahrain, Burma, China, Hongkong, India, Indonesia, Iran, Iraq, Israel, Jepang, Khmer Republik, Kuwait, Laos, Malaysia, Mongolia, Nepal, Korea Utara, Pakistan, Filipina, Singapore, South Korea, South Vietnam, Sri Lanka, Thailand.

 

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games VIII Tahun 1978 – Bangkok, Thailand

Asian Games VIII (ke-8) untuk ketiga kalinya akan diselenggarakan di Kota Bangkok, Thailand. Ajang bergengsi ini akan berlangsung dari 9 Desember sampai 20 Desember 1978. Diketahui bahwa awalnya Singapura yang terpilih sebagai tuan rumah pada Asian Games VII (ke-8) ini, namun mengundurkan diri sebagai tuan rumah karena alasan keuangan. Secara resmi Raja Bhumibol Adulyadej membuka Asian Games ketiga kalinya di Suphachalasai Stadion. Total 3842 atlet yang berasal dari 25 NOC mengikuti kompetisi di 20 cabang olahraga yang menyediakan 625 Medali Emas.

Berikut Adalah Daftar Cabang Olahraga Dan Negara Peserta Asian Games VIII :

20 Cabang Olahraga : Panahan, Atletik, Sepak bola, Bulu tangkis, Bola Basket, Tinju, Loncat indah, Anggar, Bersepeda, Hoki Lapangan, Berlayar, Menembak, Renang, Tenis, Bowling, Tenis meja, Bola Voli, Senam, Angkat berat, Gulat.

25 Negara Peserta : Bahrain, Bangladesh, Burma, China, Hongkong, India, Indonesia, Iraq, Jepang, Kuwait, Lebanon, Malaysia, Mongolia, Nepal, North Korea, Pakistan, Filipina, Qatar, Saudi Arabia, Singapura, Korea Selatan, Sri Lanka, Syria, Thailand, Arab Saudi.

 

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games IX Tahun 1982 – New Delhi, India

Asian Games IX (ke-9) akan berlangsung di India dengan ibukota New Delhi menjadi tuan rumah Asian Games IX (ke-9) yang akan diadakan pada 19 November sampai 4 Desember 1982. Untuk kali pertama Asian Games dibawah pengawasan Dewan Olimpiade Asia di ikuti 4595 atlet dari 33 Negara NOC yang akan berkompetisi dalam 21 Cabang Olahraga dengan memperebutkan 613 Medali Emas.

Berikut Adalah Daftar Cabang Olahraga Dan Negara Peserta Asian Games IX :

21 Cabang Olahraga : Panahan, Atletik, Sepak bola, Bulu tangkis, Bola Basket, Tinju, Loncat indah, Anggar, Bersepeda, Hoki Lapangan, Kano, Berlayar, Menembak, Renang, Tenis, Bowling, Tenis meja, Bola Voli, Senam, Angkat berat, Gulat.

33 Negara Peserta : Afghanistan, Bahrain, Bangladesh, Burma, China, Hongkong, India, Indonesia, Iran, Iraq, Jepang, Kuwait, Laos, Lebanon, Malaysia, Maldives, Mongolia, Nepal,  Korea Utara, Korea Selatan, Oman, Pakistan, Filipina, Qatar, Arab Saudi, Singapura, Sri Lanka, Syria, Thailand, United Arab Emirates, Vietnam, North Yemen, South Yemen.

 

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games X Tahun 1986 – Seoul, Korea Selatan

Asian Games X (ke-10) akan diselenggarakan di Kota Seoul, Korea Selatan pada tanggal 20 September – 5 Oktober 1986. Pada Kompetisi olahraga ini memiliki jumlah 4839 atlet dari 27 Negara NOC dalam 26 Cabang Olahraga bergengsi yang akan dipertandingkan. Sebanyak 837 Medali Emas yang akan diperebutkan pada Asian Games X (ke-10). Pembukaan Asian Games X (ke-10) secara resmi diumumkan di Olympic Stadium oleh Chun Doo-hwan sebagai Presiden Korea Selatan.

Berikut Adalah Daftar Cabang Olahraga Dan Negara Peserta Asian Games X :

26 Cabang Olahraga : Olahraga Air, Panahan, Atletik, Sepak bola, Bulu tangkis, Bola Basket, Tinju, Loncat indah, Anggar, Bersepeda, Hoki Lapangan, Kano, Judo, Berkuda, Berlayar, Menembak, Tenis, Bowling, Tenis meja, Bola Voli, Senam, Angkat Besi, Gulat, Golf, Bola Tangan, Taekwondo.

33 Negara Peserta : Bahrain, Bangladesh, Bhutan, China, Hongkong, India, Indonesia, Iran, Iraq, Jepang, Jordan, Kuwait, Lebanon, Malaysia, Maldives, Nepal, North Yemen, Oman, Pakistan, Filipina, Qatar, Arab Saudi, Singapura, Sri Lanka, Korea Selatan, Thailand, United Arab Emirates.

 

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games XI Tahun 1990 – Beijing, China

Asian Games XI (ke-11) secara resmi dibuka oleh Yang Shangkun sebagai Presiden China di Workers Stadion. Kota Beijing, China menjadi tuan rumah dalam kompetisi olahraga Asian Games XI (ke-11) yang berlangsung 20 September – 7 Oktober 1990. Total 6122 atlet yang mengikuti kompetisi ini dari 37 Negara NOC dengan 27 Cabang Olahraga yang dipertandingkan untuk memperebutkan 983 Medali.

Berikut Adalah Daftar Cabang Olahraga Dan Negara Peserta Asian Games XI :

27 Cabang Olahraga : Olahraga Air, Panahan, Atletik, Sepak bola, Bulu tangkis, Bola Basket, Tinju, Kano, Bersepeda, Anggar, Golf, Senam, Bola tangan, Hoki Lapangan, Judo, Kabaddi, Dayung, Berlayar, Sepak takraw, Menembak, Softball, Tenis meja, Tenis, Bola Voli, Angkat Besi, Gulat, Wushu.

37 Negara Peserta : Afghanistan, Bahrain, Bangladesh, Bhutan, Brunei, China, Chinese Taipei, Hongkong, India, Indonesia, Iran, Jepang, Kuwait, Laos, Lebanon, Macau, Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar, Nepal, Korea Utara, Oman, Pakistan, Palestine, Filipina, Qatar, Arab Saudi, Singapura, Korea Selatan, Sri Lanka, Syria, Thailand, United Arab Emirates, Vietnam, Yemen.

 

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games XII Tahun 1994 – Hiroshima, Jepang

Asian Games XII (ke-12) secara langsung dimulai dan dibuka oleh Kaisar Akihito pada Hiroshima Bog Arch. Dimana kota Hiroshima, Jepang yang akan menjadi tuan rumah pada Asian Games XII (ke-12) ini yang segera akan diikuti oleh 6828 atlet akan berlaga dari 42 Negara NOC dengan 34 Cabang Olahraga yang akan bersaing demi mendapatkan 1.079 medali disediakan.

Berikut Adalah Daftar Cabang Olahraga Dan Negara Peserta Asian Games XII :

34 Cabang Olahraga : Panahan, Atletik, Sepak bola, Bulu tangkis, Baseball, Bola Basket, Bowling, Tinju, Kano, Bersepeda, Renang, Loncat indah, Berkuda, Anggar, Golf, Senam, Bola tangan, Hoki Lapangan, Judo, Kabaddi, Karate, Pentathlon Modern, Dayung, Berlayar, Sepak takraw, Menembak, Softball, Tenis meja, Taekwondo, Tenis, Voli, Angkat Besi, Gulat.

42 Negara Peserta : Bahrain, Bangladesh, Bhutan, Brunei, Kamboja, Afghanistan, China, Chinese Taipei, Mongolia, Filipina, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Jepang, Jordan, Kazakhstan, Korea Selatan, Kuwait, Kyrgyzstan, Laos, Lebanon, Macau, Malaysia, Myanmar, Nepal, Oman, Pakistan, Palestine, Qatar, Saudi Arabia, Singapore, Sri Lanka, Syria, Tajikistan, Thailand, Turkmenistan, United Arab Emirates, Uzbekistan, Vietnam, Yemen, Maldives.

 

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games XIII Tahun 1998 – Bangkok, Thailand

Asian Games XIII (ke-13) –  Thailand sudah keempat kalinya menjadi tuan rumah dalam sejarah perhelatan Asian Games. Tahun 1998 merupakan Asian Games XIII (ke-13) ini akan berlangsung dari 6 Desember – 20 Desember 1998 dengan pembukaan bertempat di Stadium Rajamangala oleh Raja Bhumibol Adulyadej. 41 Negara NOC dan 36 Cabang Olahraga akan mengisi kompetisi Asian Games XIII (Ke-13) ini dengan mengikutsertakan 6554 atlet yang akan berlaga dengan memperebutkan 1350 Medali yang tersedia.

Berikut Adalah Daftar Cabang Olahraga Dan Negara Peserta Asian Games XIII :

36 Cabang Olahraga : Panahan, Atletik, Sepak bola, Bulu tangkis, Baseball, Bola Basket, Biliar & Snooker, Bowling, Tinju, Kano & Kayak, Bersepeda, Berkuda, Anggar, Hoki Lapangan, Golf, Senam, Bola tangan, Judo, Kabaddi, Karate, Dayung, Rugby, Berlayar, Sepak takraw, Menembak, Softball, Soft Tennis, Squash, Renang, Tenis meja, Taekwondo, Tenis, Bola Voli, Angkat Besi, Gulat, Wushu.

41 Negara Peserta : Bahrain, Bangladesh, Bhutan, Brunei, Kamboja, China, Chinese Taipei, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Japan, Jordan, Kazakhstan, Korea Selatan, Korea Utara,  Kuwait, Kyrgyzstan, Laos, Lebanon, Macau, Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar, Nepal,  Oman, Pakistan, Palestine, Filipina , Qatar, Singapura, Sri Lanka, Syria, Tajikistan, Thailand, Turkmenistan, United Arab Emirates, Uzbekistan, Vietnam, Yemen.

 

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games XIV Tahun 2002 – Busan, Korea Selatan

Asian Games XIV (ke-14) akan segera berlangsung di Kota Busan, Korea Selatan yang akan diselenggarakan pada 25 September hingga 14 Oktober 2002. Penyembutan Asian Games secara resmi dibuka oleh Kim Dae-jung Presiden Korea Selatan bertempat di Stadion Asiad Busan. 44 Negara NOC dengan 38 Cabang Olahraga yang akan diikuti oleh 7556 atlet yang akan berkompetisi memperebutkan 1350 Medari yang tersedia.

Berikut Adalah Daftar Cabang Olahraga Dan Negara Peserta Asian Games XIV :

38 Cabang Olahraga : Panahan, Atletik, Bulu tangkis, Baseball, Basket, Biliar & Snooker, Bowling, Tinju, Kano & Kayak, Bersepeda, Berkuda, Anggar, Hoki, Sepak Bola, Golf, Senam, Bola tangan, Judo, Kabaddi, Karate, Dayung, Rugby, Pentathlon modern, Dayung, Berlayar, Sepak takraw, Menembak, Softball, Soft Tennis, Squash, Renang, Tenis, Tenis meja, Taekwondo, Bola Voli, Angkat Besi, Gulat, Wushu.

44 Negara Peserta : Afghanistan, Bahrain, Bangladesh, Bhutan, Brunei, Cambodia, China, Chinese Taipei, Timor Timur, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Jepang, Jordan, Kazakhstan,  Korea Selatan, Korea Utara, Kuwait, Kyrgyzstan, Laos, Lebanon, Macau, Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar, Nepal, Oman, Pakistan, Palestine, Filipina, Qatar, Saudi Arabia, Singapura, Sri Lanka, Syria, Tajikistan, Thailand, Turkmenistan, United Arab Emirates, Uzbekistan, Vietnam, Yemen.

 

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games XV Tahun 2006 – Doha, Qatar

Asian Games XV (ke-15) tahun 2006 akan berlangsung di kota Doha, Qatar pada tanggal 1 Desember sampai 15 Desember 2006. Pembukaan Asian Games XV di buka oleh Sheikh Hamad Bin Khalifa Al Thani di Stadion Internasional Khalifa. Dimana ajang ini akan diikuti oleh 45 Negara anggota NOC di Asia ini adalah Asian Games XV serta Asian Games kedua di Asia Barat sejak Teheran menjadi tuan rumah pada tahun 1974. Terdapat 45 Negara NOC dengan 39 Cabang Olahraga bergengsi yang tersedia untuk 13000 atlet yang akan berlaga memperebutkan 1392 Medali.

Berikut Adalah Daftar Cabang Olahraga Dan Negara Peserta Asian Games XV :

39 Cabang Olahraga : Panahan, Atletik, Bulu tangkis, Baseball, Basket, Biliar & Snooker, Bowling, Catur, Tinju, Kano & Kayak, Bersepeda, Berkuda, Anggar, Sepak bola, Golf, Senam, Bola Tangan, Judo, Kabaddi, Karate, Dayung, Rugby, Berlayar, Sepak takraw, Menembak, Softball, Soft Tennis, Squash, Renang, Tenis, Tenis meja, Taekwondo, Bola Voli, Angkat Besi, Gulat, Wushu

45 Negara Peserta : Afghanistan, Bahrain, Bangladesh, Bhutan, Brunei, Kamboja, China, Chinese Taipei, Timor Timur, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Iraq, Jepang, Jordan, Kazakhstan, Korea Selatan, Korea Utara, Kuwait, Kyrgyzstan, Laos, Lebanon, Macau, Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar, Nepal, Oman, Pakistan, Palestine, Filipina, Qatar, Arab Saudi, Singapore, Sri Lanka, Syria, Tajikistan, Thailand, Turkmenistan, United Arab Emirates, Uzbekistan, Vietnam, Yemen.

 

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games XVI Tahun 2010 – Guangzhou, China

Asian Games XVI (ke-16) – Guangzhou, China yang terpilih sebagai tuan rumah pada Asian Games XVI (ke-16) ini akan diselenggarakan pada 12 November sampai 27 November 2010. Pembukaan Asian Games XVI 2010 di buka oleh Perdana Menteri Web Jiabao di Pulau Haizinsha. Sebanyak 9704 atlet yang akan berkompetisi dari 45 Negara NOC dengan 42 Cabang Olahraga yang akan memperebutkan total 1577 Medali.

Berikut Adalah Daftar Cabang Olahraga Dan Negara Peserta Asian Games XVI :

42 Cabang Olahraga : Panahan, Atletik, Bulu tangkis, Baseball, Basket, Biliar & Snooker, Bowling, Catur, Tinju, Kano & Kayak, Bersepeda, Dancesport, Perahu Naga, Berkuda, Anggar, Hoki Lapangan, Sepak bola, Golf, Senam, Bola tangan, Judo, Kabaddi, Karate, , Pentathlon modern, Olahraga roller, Dayung, Rugby, Berlayar, Sepak takraw, Menembak, Softball, Soft Tennis, Squash, Renang, Tenis meja, Taekwondo, Tenis, Triathlon, Bola Voli, Angkat Besi, Gulat, Wushu.

45 Negara Peserta : Afghanistan, Bahrain, Bangladesh, Bhutan, Brunei, Kamboja, China, Chinese Taipei, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Iraq, Jepang, Jordan, Kazakhstan, Kuwait, Kyrgyzstan, Laos, Lebanon, Macau, Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar, Nepal,Korea Selatan, Korea Utara, Oman, Pakistan, Palestine, Filipina, Qatar, Arab Saudi, Singapore, Sri Lanka, Syria, Tajikistan, Thailand, Timot Timur, Turkmenistan, United Arab Emirates, Uzbekistan, Vietnam, Yemen.

 

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games XVII Tahun 2014 – Incheon, Korea Selatan

Asian Games XVII (ke-17) – Presiden Park Geun-hye secara resmi membuka Asian Games XVII (ke-17) di Stadion Utama Incheon Asiad. Korea Selatan yang menjadi tuan rumah kali ini bertempat di Kota Incheon tempat berlangsung Asian Games XVII (ke-17) pada 18 September sampai 4 Oktober 2014. Terdapat total 1454 Medali yang tersedia untuk 9501 atlet dari 45 Negara NOC dengan 36 Cabang Olahraga.

Berikut Adalah Daftar Cabang Olahraga Dan Negara Peserta Asian Games XVII :

36 Cabang Olahraga : Panahan, Atletik, Bulu tangkis, Baseball, Basket, Bowling, Cricket, Tinju, Kano, Bersepeda, Berkuda, Anggar, Hoki Lapangan, Sepak bola, Golf, Senam, Bola tangan, Judo, Kabaddi, Karate, Pentathlon modern, Dayung, Rugby, Berlayar, Sepak takraw, Menembak, Squash, Renang, Tenis, Tenis meja, Taekwondo, Triathlon, Bola Voli, Angkat Besi, Gulat, Wushu.

45 Negara Peserta : Afghanistan, Bahrain, Bangladesh, Bhutan, Brunei, Cambodiaa, China, Chinese Taipei, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Iraq, Jepang, Jordan, Kazakhstan, Korea Selatan, Korea Utara, Kuwait, Kyrgyzstan, Laos, Lebanon, Macau, Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar, Nepal, Oman, Pakistan, Palestine, Philippines, Qatar, Saudi Arabia, Singapura, Sri Lanka, Syria, Tajikistan, Thailand, Timot Timur, Turkmenistan, United Arab Emirates, Uzbekistan, Vietnam, Yemen.

 

Asian Games 2018 Di Indonesia

Asian Games XVIII Tahun 2018 – Jakarta & Palembang, Indonesia

Asian Games ke XVIII (ke-18) – Indonesia kali keduanya tampil sebagai tuan rumah Asian Games ke XVIII (ke-18) setelah sebelumnya pada Asian Games IV (ke-4) pada tahun 1962. Kota Palembang dan Jakarta menjadi kedua kota penyelenggaraan Asian Games XVIII (ke-18) dan termasuk beberapa kota pendukung berlangsungnya kompetisi terbesar kedua ini. Terdapat setidaknya 40 Cabang Olahraga dengan 32 Cabang Olahraga Olimpiade serta 8 Cabang Olahraga bukan Olimpiade. Diperkirakan jumlah atlet yang akan berpartisipasi sekitar 15000 atlet dari 45 Negara NOC.

Berikut Adalah Daftar Cabang Olahraga Dan Negara Peserta Asian Games XVIII :

40 Cabang Olahraga : Akuatik (renang, loncat indah, dan polo air), Pemanah, Atletik, Bulu Tangkis, Sepak Bola, Baseball, Bola Basket, Bola Voli, Bolling, Tinju, Kano, Bridge (Permainan Kartu), Balap Sepeda, Berkuda, Anggar, Hoki Lapangan, Golf, Senam, Bola Tangan, Judo, Kabaddi, Karate, Olahraga Mekanik, Pancalomba Modern, Olahraga Rol, Dayung, Rugbi, Berlayar, Sepak Takraw, Menembak, Panjat Tebing, Squash, Tenis, Tenis Meja, Taekwondo, Triathlon, Angkat Besi (Angkat Berat), Gulat, Wushu.

45 Negara Peserta : Afghanistan, Bahrain, Bangladesh, Bhutan, Brunei, Cambodiaa, China, Chinese Taipei, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Iraq, Jepang, Jordan, Kazakhstan, Korea Selatan, Korea Utara, Kuwait, Kyrgyzstan, Laos, Lebanon, Macau, Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar, Nepal, Oman, Pakistan, Palestine, Philippines, Qatar, Saudi Arabia, Singapura, Sri Lanka, Syria, Tajikistan, Thailand, Timot Timur, Turkmenistan, United Arab Emirates, Uzbekistan, Vietnam, Yemen.

Kenapa Indonesia Terpilih Menjadi Tuan Rumah Asian Games 2018 ?

Asian Games 2018 Di Indonesia

Diketahui bahwa, kota Hanoi (Vietnam) seharusnya yang menjadi tuan rumah dalam penyelegaraan Asian Games XVIII ini, dimana kota Hanoi sudah mengalahkan kota Surabaya. Tetapi, mereka mengundurkan diri sebagai tuan rumah karena terkendala keuangan. Hanoi yang sudah terpilih menjadi negara penyelenggara Asian Games XVIII (ke-18) tahun 2018 ini pada tanggal 8 November 2012. Hanoi berhasil mengalahkan beberapa kota yang mengajukan untuk menjadi tuan rumah seperti Kota Surabaya dan Dubai.

Hal menarik terjadi pada Dubai yang mengundurkan diri pada saat terakhir dengan alasan bahwa mereka berniat untuk fokus pada tawaran di masa depan. Wakil Ketua UEA mengaku tidak pernah menarik dan mengatakan bahwa Dubai sama sekali tidak pernah mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah dalam Asian Games. Namun pada bulan Maret 2014 secara mendadak muncul sebuah kekhawatiran tentang kemampuan mengenai Vietnam sebagai tuan rumah. Hal ini merupakan sebuah  kekhawatiran akan tingginya anggaran yang dapat di antisipasi sebesar US$150 juta merupakan jumlah yang nyata.

Pemerintah pada akhirnya harus menghabiskan lebih dari US$300 juta. Menurut mantan Ketua Komite Olimpiade Vietnam Ha Quang Du juga mengklaim bahwa mengklaim bajwa menjadi tuan rumah Asian Games tidak akan juga bisa meningkatkan pariwisata di kota Hanoi, Vietnam. Nguyen Tan Dung sebagai Perdana Menteri Vietnam mengumumkan secara resmi tentang penarikan dan pengunduran diri Vietnam sebagai tuan rumah Asian Games XVIII (ke-18) pada 17 April 2014.  Dimana ia mengungkapkan bahwa ketidaksiapan dan resesi ekonomi merupakan alasan utama tentang penarikan dan mengatakan tidak mampu untuk membayar pembangunan fasilitas dan lokasi yang akan dipergunakan dalan penyelenggaraan Asian Games ini.

Penarikan tersebut juga sangat didukung oleh masyarakat Hanoi dan tidak ada penalti yang akan dikenakan dalam hal penarikan tersebut. Terpilihnya Jakarta dan Palembang sebagai kota tempat berlangsungnya Asian Games XVIII (ke-18) ini setelah Hanoi yang mengundurkan diri. Dewan Olimpiade Asia (OCA) menyatakan tiga negara yang bisa menjadi kandidat menjadi tuan rumah Asian Games XVIII ini, ketiga negara tersebut adalah Indonesia, Tiongkok dan Uni Emirat Arab. Indonesia yang menjadi favorit karena Surabaya merupakan runner – up dari tawaran sebelumnya dan setuju untuk menjadi tuan rumah jika terpilih.

Sedangkan Filipina dan India juga menyatakan berminat sebagai kandidat tuan rumah Asian Games ke-18, tetapi India yang gagal untuk mengadakan pengajuan tawaran karena sudah gagal mendapatkan audiensi dengan Perdana Menteri Narendra Modi setelah diberikan batas untuk memperpanjang waktu dari OCA. OCA pun langsung datang mengunjungi beberapa kota di Indonesia yang kemungkinan bisa menjadi tuan rumah pada Asian Games ini seperti Jakarta, Palembang, Bandung, dan Surabaya.

Namun Kota Surabaya menegaskan untuk tidak menjadi tuan rumah dalam pergelaran Asian Games XVIII (ke-18) ini dengan alasan utama demi memfokuskan diri untuk menjadi tuan rumah pada Asian Youth Games pada tahun 2021 mendatang. OCA yang mengadakan pertemuan di Kuwait secara resmi mengumumkan Jakarta sebagai tuan rumah Asian Games XVIII serta Palembang sebagai tuan rumah pendukung pada 25 Juli 2014. Terpilihnya Jakarta karena telah memiliki fasilitas yang lengkap dengan berbagai sarana olahraga, jaringan transportasi yang sudah memadai, dan fasilitas lainnya seperti tempat peristirahatan seperti hotel dan penginapan untuk para tamu baik atlet atau para pendukung.

Bagaimana Kemeriahan Asian Games 2018 Di Indonesia ?

Asian Games 2018 Di Indonesia

Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam perhelatan Asian Games XVIII ini, sudah mempersiapkan Logo dan Maskot pada tanggal 9 September 2015 dengan penggambaran Cenderawasih sebagai spesies burung langka di Indonesia.

Drawa yang merupakan perwujudan dari Cenderawasih tampil dan secara sebagai maskot  Asian Games 2018 oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada tanggal 26 desember 2015. Setelah peresmian maskot tersebut, timbul kritik dari masyarakat atas desain maskot dan logo yang kuno dan tidak menarik. Akibat kritik tersebut penyelegara kembali menarik maskot dan logo yang sudah diluncurkan dan segera memerintahkan Badan Ekonomi Kreatif untuk kembali merevisi desain maskot dan logo tersebut.

Asian Games 2018 Di Indonesia

Tepat pada tanggal 28 Juli 2016, maskot dan logo Asian Games XVIII (ke-18) secara resmi diumumkan oleh Badan Ekonomi Kreatif dan Komite Olimpiade Indonesia serta Kementerian Pemuda dan Olahraga. Dapat diketahui bahwa logo baru tersebut ini didasari dari design atap dari Stadion Gelora Bung Karno pada tahun 1962 tempat Asian Games pertama kali di Indonesia. Dengan 8 jalur arah yang mengarah pada Stadion serta lambang Dewan Olimpiade Asia sebagai Matahari yang bersinar yang berarti mencerminkan Energi Asia yang paling bersinar di seluruh Asia. Sedangkan maskot baru ini juga akan mencerminkan tentang keberagaman Indonesia meliputi 3 hewan dari berbagai wilayah di Indonesia.

Asian Games 2018 Di Indonesia

Ketiga hewan tersebut adalah Bhin Bhin yang merupakan sebuah perwujudan atau personifikasi dari Burung Cenderawasih yang memakai rompi dengan motif tradisional Asmat dari Papua yang melambangkan Strategi. Atung yang merupakan sebuah perwujudan atau personifikasi dari Rusa Bawean yang memakai sarung batik parang yang melambangkan kecepatan. Kaka yang merupakan sebuah perwujudan atau personifikasi dari Badar Bercula Satu yang memakai motif bunga dari Songket Palembang yang melambangkan Kekuatan. Dapat disimpulkan bahwa nama dari ketiga maskot tersebut merupakan kata – kata yang diambil dari kata Bhinneka Tunggal Ika.

Asian Games 2018 Di Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*